Tak Perlu Mahal, Rambut Rontok Cukup Atasi dengan Tanaman Dapur Ini

 

chinese-celery

Seledri (Daun Sop). Sumber gambar: cookasianfood.com

Seledri (Apium graveolens) atau kadang disebut daun sop, sederi atau saladri (Jawa). Tanaman ini biasanya digunakan sebatas penambah cita rasa masakan, karena aroma daunnya. Tangkai dan daunnya juga bisa dimakan sebagai lalap.

Disamping kegunaannya sebagai bahan penambah cita rasa makanan, tanaman ini ternyata memiliki efek herbal untuk sejumlah masalah kesehatan tertentu. Daunnya bisa diolah menjadi sampho yang melebatkan rambut. Daunnya juga bisa dibuat jus untuk minuman kesehatan, perawatan kecantikan dan membersihkan noda pada email gigi.

Tanaman ini juga berkhasiat sebagai antirematik, penenang (sedative), bersifat meluruhkan air seni (diuretic) dan antiseptic. Khasiat lain dapat membantu pengeluaran asam urat dari tubuh, pembersih darah, menghentikan pendarahan dan menurunkan tekanan darah.

Sejumlah resep terkait pemanfaatan seledri ini antara lain:

  1. Hipertensi

Siapkan 20 batang seledri cuci bersih. Masukan dalam panic bersama 2 gelas air. Rebus hingga tersisa ¾ nya. Angkat, dinginkan lalu minum dua kali sehari bersama ampasnya.

  1. Penyubur rambut

Sebanyak 10-15 tangkai seledri dicuci, lalu dihaluskan. Setelah keramas, oleskan tumbukan seledri ke kulit kepala dan rambut. Lakukan pemijatan ringan. Kemudian bungkus kepala dengan handuk. Diamkan selama kurang lebih ½ jam. Setelah itu bilas hingga bersih. Lakukan dengan secara teratur beberapa kali seminggu.

  1. Rematik

Siapkan batang dan daung seledri sebanyak 1-2 genggam. Cuci bersih, potong kecil-kecil, lalu rebus dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Angkat, dinginkan, lalu saring. Minum sekaligus hingga habis. Seledri juga bisa digunakan sebagai lalap.

  1. Wajah Berminyak

Sediakan 3 batang seledri, lalu cuci sampai besih. Iris kecil-kecil, seduh dan tutup. Seelah dingin simpan di lemari es. Menjelang tidur malam oleskan sari seledri ke wajah yang sudah bersih. Setelah kering baru bilas muka hingga bersih. Lakukanlah secara teratur.

Sumber: Herbal Indonesia Berkhasiat Vol 10

Advertisements

PENTING!! Kalian Takkan Percaya Khaziat Buah Ini untuk Tubuh Anda

Buah Alpukat selama ini hanya sekedar sebagai minuman pelepas dahaga atau bahan penyusun salad, tanpa tahu benar khaziatnya. Pada kenyataannya buah berwarna hijau ini selain mengandung manfaat bagi kesehatan, juga banyak digunakan untuk perawatan tubuh dan kulit.

Alpukat diyakini mempunyai efek digestive, emmenagogue, antibakteri, atioksidan, antijamur, pectoral, stomathic, anthelmintic, antiperiodic, antidiare.

Daging buah Alpukat mengandung protein, Vitiamin A, Vutamin B1, Vitamin B2, protein, lemak jenuh dan sequeterpenes. Daunnya mengandung saponin, alkaloid, flavonoid dan polifenol.

Daging buah yang dilumat bisa digunakan sebagai masker untuk menghaluskan kulit. Di Bali bahkan, buah ini diolah menjadi body scrub. Dalam industry kecantukan daging buah Alpukat dipakai sebagai bahan kosmetika pembersih wajah, pelembab badan, sabun mandi, lipstuk, make up base, dan tabir surya. Daging buah Alpukat juga bisa digunakan untuk mengobati sakit sariawan.

Tidak hanya pada daging buah, daun Alpukat juga memiliki beragam manfaat. Daun buah ini bisa digunakan sebagai penghitam rambut. Secara kesehatan, daun Alpukat juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit batu ginjal, rematik, sakit pinggang, sakit kepala dan nyeri lambung.

Biji alupkat dibuat serbuk yang bisa digunakan untuk meringankan sakit gigi. Minyak biji Alpukat (Avocade seed oil) kaya akan vitamn I, B1, B2, B5, E, asam amino, asam lemak esensial, protein dan lestin. Minyaknya dipercayai sebagai antioksidan yang melindungi dari pengaruh buruk ultraviolet dan merangsang pembentukan kolagen. Artinya secara tidak langsung dapat mencegah penuaan dini. Avocado oli juga dipercaya dapat menghaluskan kerutan di wajah, merangsang regenerasi kulit, melembabkan dan bersifat antibakteri. Di Nigeria, ekstrak daun Alpukat digunakan untuk pengobatan diabietes.

Beberapa resep pengobatan penyakit dengan menggunakan Alpukat antara lain:

  • Pengobatan tekanan darah tinggi

Seduh 4-5 helai daun Alpukat dengan segelas air panas, lalu didiginkan. Seduhan ini bisa diminum 1 sekali sehari.

  • Menghaluskan kulit:

Daging buah Alpukat dilumatkan lalu dioleskan sebagai masker pada kulkit wajah dan tubuh. Diamkan selama 30 menit. Setelah itu bilas dengan air dingin.

  • Sakit pinggang

Sebanyak lima helai daun Alpukat dibersihkan lalu direbus dalam dua gelas air hingga tersisa 1 gelas. Angkat, saring dan diamkan selama semalaman. Keesokan harinya baru diminum, 1 kali sehari. Lakukan rutin selama seminggu.

Sumber: Herbal Indonesia Bekhaziat Vol 10, 2012